Kuil Shinto / Rubah / Inari
Cara Berkunjung ke Kuil Shinto Tanpa Terlalu Banyak Berpikir
Berkunjung ke kuil Shinto di Jepang tidak butuh persiapan panjang atau pengetahuan sempurna. Inilah hal yang sebenarnya penting, dan hal-hal yang bisa kamu lepaskan.
Perilaku Sehari-hari
Izakaya: Ritme Tak Tertulis yang Jarang Dijelaskan kepada Pengunjung Pertama
Izakaya bukan restoran dalam pengertian Barat. Ia punya logika pemesanan, tempo, dan ritus kecil tersendiri yang sering terlewat di buku panduan.
Perilaku Sehari-hari
Sumimasen: Mengapa Kata Jepang yang Paling Sering Digunakan Bukan Sekadar Permintaan Maaf
Pengunjung mendengar 'sumimasen' dipakai untuk meminta maaf, memanggil perhatian, dan berterima kasih, kadang dalam menit yang sama. Memahami fungsinya mengubah cara kamu membaca interaksi sosial di Jepang.
Yokai / Folklor / Roh
Mengapa Folklor Masih Hidup di Tempat-Tempat Sehari-hari
Tradisi rakyat Jepang tidak mundur ke museum. Ia bertahan di lingkungan tempat tinggal, festival, posisi mesin penjual otomatis, dan cara tempat-tempat tertentu dirawat. Inilah alasannya.
Perilaku Sehari-hari
Mengapa Tidak Ada Tip di Jepang—dan Apa Sebenarnya Arti Pelayanan di Sana
Banyak panduan menyarankan untuk tidak memberi tip di Jepang. Sedikit yang menjelaskan alasannya. Alasannya lebih dalam dari sekadar adat istiadat: ia mencerminkan pemahaman yang berbeda tentang apa itu pelayanan.
Kuil Shinto / Rubah / Inari
Mengapa Sebagian Kuil Shinto Berukuran Kecil
Jepang punya puluhan ribu kuil kecil di pinggir jalan yang nyaris tidak diperhatikan. Apa itu, mengapa ada, dan apa yang ia katakan tentang cara ruang sakral bekerja di Jepang.